Pupuk Indonesia Sudah Salurkan 133.486 Ton Pupuk Bersubsidi di NTB

PT Pupuk Indonesia (Persero) telah menyalurkan 133.486 ton pupuk bersubsidi di Provinsi NTB per 8 Juni 2022. Meng ini telah mencapai 49 persen dari total alokasi pupuk bersubsidi provinsi NTB sebesar 271.954 ton.

Muhammad Yusri, SVP PSO Wilayah Timur, menjelaskan penyaluran itu terdiri dari lima jenis pupuk bersubsidi, yakni pupuk urea, SP-36, ZA, NPK dan organik granul. Angka tersebut adalah pupuk urea 88.625 ton, NPK 29.892 ton, SP-36 6.321 ton, ZA 6.091 ton, dan bio 2.557 ton.

Selain itu, kami juga membagikan 8.712 liter pupuk organik cair kepada petani di Nusa Tenggara Barat,” kata Yusri, Jumat (6 Oktober 2022).

Persediaan produsen pupuk bersubsidi di Provinsi NTB sebanyak 31.563 ton. Jumlah ini jauh di atas kebutuhan inventaris minimum pemerintah. Secara teknis, penyaluran pupuk bersubsidi di Provinsi NTB dilakukan oleh dua anak perusahaan Pupuk Indonesia, yaitu PT Pupuk Kalimantan Timur dan PT Petrokimia Gresik.

Dalam distribusi, Pupuk Indonesia memiliki jaringan distribusi yang cukup baik di Provinsi NTB. Distrik 10 Jaringan distribusi terdiri dari 40 dealer, 1.397 kios ritel yang ditawarkan, 33 unit penyimpanan (Unit Pengemasan Pupuk & Penyimpanan Pupuk Bersubsidi) dengan total kapasitas sekitar 103.000 ton, dan memiliki 19nendieworkester. Kota di Provinsi NTB Indonesia.

Lebih lanjut Yusri menjelaskan, sebagai produsen Pupuk Indonesia selalu mendistribusikan pupuk bersubsidi sesuai ketentuan yang berlaku. Pupuk Indonesia juga telah menginstruksikan pedagang dan kios resmi untuk mengikuti peraturan pemerintah saat mendistribusikan pupuk bersubsidi.

Leave a Reply

Your email address will not be published.