Pertamina Pastikan Stok Pertalite dan Solar Cukup Hingga 20 Hari

PT Pertamina (Persero) tetap berkomitmen untuk menjaga ketersediaan stok dan harga BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Solar melalui proses digitalisasi SPBU. Salah satunya monitoring penjualan IS melalui portal MyPertamina yang saat ini sedang diujicobakan.

Baca Juga :
Jual Saldo Paypal
Jual Beli Saldo Paypal
Saldo Paypal Terpercaya

Nicke Widyawati, Presiden dan Direktur PT Pertamina (Persero) mengatakan, proses digitalisasi memang ada untuk menjaga ketersediaan stok BBM di sisi hilir.

Selain itu, kami menyimpan produk LPG dan bahan bakar dalam stok yang aman. Apalagi sekarang kita menjalankan inventarisasi dan penjualan melalui digitalisasi SPBU,” kata Nicke saat rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR RI, Rabu (6/7).

Menurut data terkini per 5 Juli 2022, pasokan Pertalite nasional berada pada kisaran 81.738 KL per hari, atau cukup untuk 18 hari. Inventaris Solar sekarang 78.661 KL per hari, atau cukup untuk 20 hari. Proses digitalisasi sangat membantunya untuk memantau ketersediaan stok BBM bersubsidi dan nonsubsidi hingga ke wilayah terkecil.

Jadi kita tidak bisa hanya menjaga stok nasional, tapi stok per SPBU, per wilayah, per wilayah,” ujarnya.

Baca juga :
Jasa Pbn Premium
Jasa Pbn Berkualitas
Jasa Pbn

Dia juga tidak ingin menggeneralisasi tingkat kecukupan stok untuk setiap daerah. Namun, penyesuaian lebih lanjut akan dilakukan tergantung pada kebutuhan masing-masing daerah.

Dengan digitalisasi SPBU sangat memungkinkan, efektif. Alih-alih menimbun seluruh persediaan produk, pada akhirnya justru menjadi idle money yang bisa dibebankan oleh Pertamina secara kelompok,” jelas Nicke.

Leave a Reply

Your email address will not be published.